Halo, pembaca setia Mitrabangun.id dimanapun kalian berada! Senang sekali kita bisa kembali mengulas topik seputar dunia konstruksi dan desain interior untuk mewujudkan rumah impian.
Pernahkah kita merasa penat karena barang di rumah semakin banyak, butuh ruang privasi ekstra, tapi lahan yang ada tak memungkinkan untuk menambah bangunan? Di tengah melambungnya harga tanah dan semakin sempitnya lahan di perkotaan, kebutuhan ruang tambahan sering kali memicu stres. Jika ini yang dirasakan, tentu kalian tak sendirian. Di era hunian zaman sekarang, memaksimalkan ruang vertikal bisa jadi kunci utama, dan salah satu solusi paling cerdas sekaligus aesthetic yang bisa dilakukan adalah menggunakan konsep mezzanine!
Memahami Apa itu Mezzanine?
Bagi sebagian orang, istilah arsitektur ini mungkin masih terdengar asing. Beberapa kali orang awam bertanya, “sebenarnya apa itu mezzanine?”
Klik infografis mezzanine
Secara terminologi, kata ini berasal dari bahasa Italia ‘mezzano’, yang berarti “di tengah”. Dalam dunia arsitektur dan interior, mezzanine adalah sebuah ruang tambahan atau balkon interior yang terletak di antara lantai dasar dan plafon atap rumah, tapi tidak sampai menutupi seluruh lantai di bawahnya.
Banyak juga konsumen awam yang bertanya dalam istilah teknis, lantai mezanin atau mezzanine itu apa? Sederhananya, lantai mezzanine adalah lantai ekstra berskala kecil yang semi-terbuka. Dalam bahasa arsitektur skala internasional, konsep ini sering disebut sebagai mezzanine floor.
Bisa juga kita pahami, mezzanine floor sebagai lantai perantara terbuka yang dirancang khusus untuk menambah area fungsional atau utilitas tanpa harus membongkar struktur utama bangunan yang sudah ada.
Inspirasi Pemanfaatan Ruang Mezzanine
Secara psikologis, rumah yang tingkat level lantainya berbeda-beda, memberikan kesan visual yang jauh lebih luas, dinamis, dan tidak membosankan. Ruangan yang monoton, kadang membuat penghuni di rumah merasa sumpek. Berikut ini beberapa ide brilian untuk memanfaatkan ruang mezzanine di rumah kesayangan kalian:
1. Kamar Tidur Aesthetic dan Privat

Contoh yang paling banyak disukai orang adalah mengubah kamar jadi area istirahat yang sejuk dan nyaman. Sebuah kamar tidur mezzanine, bisa memberi kesan cozy dan aesthetic, serta memberi privasi. Seolah-olah ada rumah yang dilengkapi “sarang” istimewa dengan rasa yang nyaman di langit-langit rumah.
Sebuah mezzanine room yang dilengkapi dengan kasur lantai (floor bed), lalu dipadukan dengan pencahayaan warm white, akan menghasilkan desain kamar tidur mezzanine yang sempurna! Kita bisa bersantai setelah beraktifitas seharian.
Pengembangan kamar mezzanine juga tidak terbatas hanya untuk orang dewasa saja. Membuat mezzanine kamar anak bisa jadi ide tersendiri yang brilian!
2. Ruang Kerja atau Perpustakaan Mini (Home Office)

Semenjak tren work from home dan remote working meningkat, kebutuhan akan ruang kerja di rumah jadi sangat krusial. Area mezanin bisa disulap jadi ruang kerja yang produktif atau perpustakaan mini yang tenang. Kita bisa fokus bekerja dari atas sambil tetap melihat anggota keluarga di lantai bawah.
3. Gudang yang Cerdas dan Rapi

Selain untuk kamar, struktur tambahan mezzanine bisa sangat fungsional jika disulap jadi gudang mezzanine. Daripada menumpuk barang di sudut ruangan, lalu merusak pemandangan dan membuat rumah terasa sempit, kita bisa susun kotak-kotak penyimpanan dengan rapi di bagian atas, membuat rumah terlihat bersih seketika tanpa kehilangan barang-barang penting.
Baca Juga: Tips Membuat Gudang Rumah Minimalis yang Menarik
Aspek Teknis Keselamatan & Material (Jangan Asal Bangun!)
Meskipun mezzanine design terlihat sangat cantik di feed Pinterest dan Instagram, proses membuat bangunan mezzanine tak boleh dilakukan sembarangan. Perlu diingat ini berkaitan dengan nyawa dan keselamatan penghuni rumah. Jangan asal panggil tukang amatir, kita butuh tim profesional untuk menghitung struktur mezzanine secara presisi dan akurat.
Di bawah ini contoh elemen penting yang selalu diperhatikan oleh tim arsitek & sipil Mitrabangun.id dengan saksama:
1. Aspek Material
Misalnya kita akan membangun lantai mezzanine. Pemilihan bahan lantai sangat krusial dan harus disesuaikan dengan fungsi ruangan di atasnya. Kita bisa gunakan baja ringan, besi hollow, beton ringan, atau kayu. Akhir-akhir ini, mezzanine kayu jadi primadona karena selain terbukti kuat menahan beban, material ini memberikan visual yang hangat, natural, dan mewah di lantai mezzanine.
2. Perhitungan Tinggi Ruangan
Faktor krusial lain yang kadang diabaikan adalah tinggi mezzanine. Untuk membangunnya dengan nyaman, jarak antara lantai dasar dan atap mezzanine (plafon) idealnya minimal 5 meter. Tinggi lantai mezzanine harus diperhitungkan sedemikian rupa agar orang dewasa dapat beraktivitas, berdiri bebas di atas maupun di area bawahnya tanpa perlu khawatir kepala terbentur atau harus menunduk.
3. Aksesibilitas
Estetika ruangan jangan mengorbankan fungsi dasar. Mitrabangun.id selalu menghitung secara cermat dan presisi ukuran tangga mezzanine. Tangga penghubung tidak boleh terlalu curam. Anak tangga harus punya lebar pijakan yang pas di kaki dan sudut kemiringan yang ergonomis agar tidak mudah lelah atau berisiko terpeleset saat naik-turun setiap hari.
4. Sirkulasi Udara dan Pencahayaan
Berada di posisi atas, berarti lebih dekat dengan atap yang menyimpan panas. Oleh karena itu, sirkulasi udara dan desain pencahayaan yang tepat sangat wajib diperhatikan agar area mezzanine tidak pengap dan panas.
Akhir Kata
Pada akhirnya, membangun mezzanine di rumah adalah langkah cerdas. Kita bisa efisien dan sangat hemat biaya dibandingkan harus membeli tanah baru. Terkait itu, ada saran yang boleh jadi membantu kita kedepannya, yaitu hubungi Mitrabangun.id melalui tombol di bawah untuk kebutuhan bangun rumah plus mezzanine!
