penjelasan apa itu drainase

Seringkali kita mendengar istilah drainase dalam dunia konstruksi. Apalagi sistem ini sangat membantu ketika sudah memasuki musim hujan.

Drainase jadi salah satu hal yang penting untuk masyarakat.

Kenapa drainase menjadi bangunan yang penting untuk masyarakat? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

1. Pengertian Drainase

Musim hujan menimbulkan keresahan bagi sebagian masyarakat. Maka dari itu, pemerintah membangun drainase di beberapa daerah dengan harapan memperbaiki wilayah yang terdampak karena banjir.

Lalu, apa itu drainase?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, drainase artinya penyaluran air.

apa itu drainase
Sumber: mtcopland.com

Sedangkan Menurut Suripin (2004), drainase merupakan serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal.

Dilansir dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Ngawi, adanya sistem drainase dapat membantu berbagai konstruksi seperti, rumah, gedung, kantor, dan area perkantoran atau permukiman, untuk mengurangi genangan air atau banjir di area tertentu.

Setelah melihat jawaban apa itu drainase, kadang jadi muncul pertanyaan apa itu sistem drainase?

Menurut Robert J Kodoatie (2005), sistem drainase adalah cara pengaliran air dengan pembuatan saluran (tersier) untuk menampung air hujan yang mengalir di atas permukaan tanah, kemudian dialirkan ke sistem yang lebih besar (sekunder dan premier) dan selanjutnya dialirkan ke sungai dan laut.

Tujuan dan Fungsi Drainase

Pembangunan drainase ini memiliki beberapa tujuan dan fungsi yang bermanfaat untuk masyarakat. Simak selengkapnya di bawah ini.

Tujuan Drainase:

  • Untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut dapat berfungsi dengan optimal sesuai dengan kegunaannya.
  • Untuk mengendalikan erosi tanah, serta kerusakan pada jalanan dan bangunan yang ada di sekitarnya.
  • Mengurangi dampak negatif dari aliran limpasan untuk kualitas air sungai.
  • Mengurangi genangan yang timbul dan berakibat menjadi sarang nyamuk yang menyebabkan munculnya penyakit.
  • Menjaga sarana-sarana fisik seperti jalan, kawasan permukiman, kawasan perdagangan dari gangguan serta gangguan yang disebabkan oleh tidak adanya drainase.

Fungsi Drainase:

  • Metode pembebasan suatu daerah dari genangan air, banjir, atau erosi.
  • Meminimalisir terjadinya penularan penyakit yang disebabkan oleh sistem sanitasi yang buruk.
  • Mewujudkan sistem tata guna wilayah baik dan optimal.
  • Meminimalisir terjadinya kerusakan pada struktur tanah akibat dari pembangunan gedung, rumah, jalan, dan sebagainya.
  • Melindungi alam dan lingkungan terhadap kualitas tanah, air, dan udara.

Jenis-Jenis Drainase

Drainase terbagi menjadi beberapa jenis. Pembagian jenis-jenis drainase itu dapat kita ketahui bersama-sama di bawah ini:

A. Berdasarkan proses pembuatannya

1. Drainase alami

Drainase ini terbentuk karena proses alam dan tanpa campur tangan manusia. Menurut Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kawasan Kulon Progo, Drainase alami dapat terbentuk tanpa bangunan pendukung, seperti gorong-gorong, bangunan pelimpah, pasangan batu beton, dan sebagainya.

Hal itu terjadi karena adanya gerakan air akibat dari gravitasi bumi. Contohnya adalah aliran sungai.

2. Drainase buatan manusia

Versi drainase ini dibentuk oleh manusia dalam membantu proses pengaliran air dari satu area ke area lain. Drainase buatan membutuhkan beberapa bangunan khusus, seperti pasangan beton/ batu, pipa, gorong-gorong, dan sebagainya.

drainase buatan manusia
Sumber: healthybuildingscience.com

Drainase buatan ini terbagi menjadi beberapa drainase:

  • Drainase bawah tanah
  • Drainase permukaan tanah
  • Drainase terbuka
  • Drainase tertutup
  • Drainase single purpose
  • Drainase multi purpose

B. Berdasarkan peletakan saluran

1. Drainase permukaan

Drainase ini terletak di atas permukaan tanah yang berguna untuk mengalirkan air limpasan dan genangan di permukaan.

2. Drainase bawah tanah

Sistem drainase ini menggunakan pipa bawah tanah yang berfungsi mengalirkan air limpasan permukaan melalui media di bawah permukaan tanah.

C. Berdasarkan fungsi drainase

1. Drainase Single Purpose

Drainase jenis ini berfungsi untuk mengalirkan satu jenis air pembuangan saja, tanpa tercampur dengan air pembuangan lainnya.

2. Drainase Multi Purpose

Drainase jenis ini bertujuan untuk mengalirkan beberapa jenis air pembuangan, secara teknis bisa mengalirkan dalam bentuk campuran atau bergantian.

D. Berdasarkan konstruksi

1. Saluran terbuka

drainase terbuka untuk menampung hujan
Sumber: healthybuildingscience.com

Drainase jenis ini bertujuan untuk mengalirkan air yang tidak mengandung limbah berbahaya, seperti air hujan.

2. Saluran tertutup

Drainase jenis ini biasanya ditujukan untuk mengalirkan air limbah yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan.

Alat Berat untuk Membuat Drainase

Dalam pelaksanaannya, untuk membantu mempermudah proses pembuatan drainase, diperlukan alat berat untuk meringankan beban manusia.

Dilansir dari Gramedia.com, alat-alat yang digunakan untuk membuat drainase di antaranya:

a. Excavator

Excavator berfungsi untuk membuat aliran saluran drainase. Selain itu, excavator juga dapat digunakan untuk membuang sampah yang mengendap di sekitar kanal atau sungai.

b. Dump truck

Dump truck ini berfungsi sebagai pengangkut limbahan sampah yang digali oleh excavator.

Kesimpulan

Drainase memiliki peranan penting untuk suatu konstruksi baik itu gedung, rumah, kost, cafe, dan lainnya. Sebab drainase membuat kita bisa bisa mengalirkan air agar tak mengendap di area tertentu yang mengakibatkan banjir.

Terkait itu, ada saran yang boleh jadi membantu kita kedepannya: Yaitu hubungi Mitrabangun.id melalui tombol di bawah untuk konsultasi renovasi dan bangun rumah yang berkualitas!

Similar Posts